Langsung ke konten utama

*Mengenal Yuan Qi (Qi Asli)*

*KAJIAN ILMU TCM - 23 OKTOBER 2026*
Sinshe Abna Hanif 

*Mengenal Yuan Qi (Qi Asli)*

Yuan Qi adalah salah satu jenis Qi dalam pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) yang disebut Qi asli atau Qi sumber. Yuan Qi berkaitan dengan dasar kehidupan yang dibawa sejak lahir dan mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta fungsi organ tubuh. Sederhananya, Yuan Qi dapat diibaratkan sebagai modal awal yang dimiliki tubuh sejak lahir.

Yuan Qi tidak dapat dilihat atau dipegang seperti benda. Istilah ini merupakan bagian dari teori TCM untuk menjelaskan dasar tenaga kehidupan yang mendukung berbagai aktivitas tubuh. Jadi, Yuan Qi adalah konsep pengobatan tradisional, bukan energi yang sudah terbukti dapat diukur secara langsung oleh alat medis modern.

*Sumber dan Asal Yuan Qi*

Menurut TCM, Yuan Qi terutama berasal dari Jing bawaan, yaitu esensi yang diwariskan dari orang tua sejak awal pembentukan manusia. Jing bawaan menjadi dasar pertumbuhan dan perkembangan seseorang, mulai dari dalam kandungan hingga dewasa. Karena itu, Yuan Qi sangat erat kaitannya dengan kondisi dasar kehidupan yang dibawa sejak lahir.

Selain itu, pemeliharaan Yuan Qi didukung oleh Jing yang diperoleh selama kehidupan melalui proses pengolahan makanan dan minuman. Dengan kata lain, Yuan Qi memiliki dasar bawaan, sedangkan makanan bergizi, istirahat cukup, dan kebiasaan hidup sehat membantu menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

*Tempat Yuan Qi dan Kaitannya dengan Ginjal*

Dalam teori TCM, Yuan Qi berakar pada Ginjal dan berkaitan erat dengan Jing yang disimpan oleh sistem Ginjal. Istilah Ginjal dalam TCM memiliki pengertian yang lebih luas daripada organ ginjal dalam ilmu anatomi modern. Sistem ini juga dikaitkan dengan pertumbuhan, perkembangan, reproduksi, dan proses penuaan.

Yuan Qi dianggap mendukung aktivitas berbagai organ melalui San Jiao atau Tiga Pemanas, yaitu konsep TCM yang menggambarkan hubungan fungsi bagian atas, tengah, dan bawah tubuh. Jadi, Yuan Qi tidak hanya dipahami berkaitan dengan Ginjal, tetapi juga berperan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan menurut teori TCM.

*Hubungan Yuan Qi dengan Limpa dan Lambung*

Limpa dan Lambung dalam TCM berperan mengolah makanan dan minuman menjadi sari yang dibutuhkan tubuh. Hasil pengolahan tersebut membantu pembentukan Qi dan mendukung pemeliharaan Jing selama kehidupan. Oleh karena itu, Limpa dan Lambung turut berperan dalam menjaga kondisi yang mendukung Yuan Qi.

Sebagai contoh, seseorang yang makan cukup, mendapatkan zat gizi yang baik, dan memiliki pencernaan sehat akan lebih mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk beraktivitas. Dalam pandangan TCM, kebiasaan tersebut membantu memelihara Qi dan Jing, meskipun tidak berarti makanan dapat menggantikan seluruh Yuan Qi bawaan sejak lahir.

*Fungsi Yuan Qi Menurut TCM*

Yuan Qi memiliki beberapa fungsi utama menurut teori TCM, yaitu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh, membantu aktivitas berbagai organ, serta berkaitan dengan fungsi reproduksi dan proses penuaan. Yuan Qi juga dianggap mendukung pergerakan dan aktivitas Qi lainnya di dalam tubuh.

Sederhananya, Yuan Qi diibaratkan sebagai modal dasar yang membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi kehidupannya. Jika modal awal adalah dasar, makanan, udara, istirahat, dan aktivitas sehari-hari membantu tubuh mempertahankan kondisi yang baik. Perumpamaan ini digunakan untuk memudahkan pemahaman, bukan berarti Yuan Qi sama persis dengan energi dalam ilmu fisika.

*Cara Menjaga Yuan Qi*

Dalam pendekatan TCM, pemeliharaan Yuan Qi berkaitan dengan kebiasaan hidup yang seimbang, seperti makan cukup dan bergizi, tidur teratur, mengelola stres, serta beraktivitas sesuai kemampuan. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kesehatan dan mendukung fungsi tubuh secara umum.

Mudah lelah atau kurang bertenaga tidak selalu berarti Yuan Qi lemah, karena keluhan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Jika keluhan menetap atau semakin berat, pemeriksaan tenaga kesehatan tetap diperlukan.

 Kesimpulannya, Yuan Qi menurut TCM berkaitan dengan dasar kehidupan sejak lahir, berhubungan erat dengan Ginjal, didukung oleh fungsi Limpa dan Lambung, serta dianggap membantu pertumbuhan dan aktivitas organ tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...