Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Hari Kesepuluh

Puasa Hari Kesepuluh Ramadhan. Kali ini kami akan repost tulisan dari saluran WA Fitrah Sehat.  --- Sepuluh hari sudah terlewati. Ini bukan lagi adaptasi — ini sudah pembentukan. Hari kesepuluh adalah garis pemisah: apakah Ramadhan hanya lewat di tubuh… atau sudah mulai masuk ke hati? --- 10 Hari Pertama: Fase Rahmat Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa 10 hari pertama adalah fase rahmat. Rahmat itu bukan hanya rezeki. Rahmat itu ketenangan. Rahmat itu hati yang lebih lembut. Rahmat itu emosi yang lebih terkendali. Coba lihat diri sendiri: Apakah lebih mudah sabar? Lebih mudah menahan reaksi? Lebih ringan memaafkan? Kalau iya, itu rahmat sedang bekerja. --- Evaluasi Sepersepuluh Perjalanan Sepuluh hari berarti 1/3 Ramadhan hampir lewat. Jujur saja: Shalat meningkat atau biasa saja? Qur’an bertambah atau stagnan? Lisan lebih terjaga atau masih sama? Jangan takut evaluasi. Ramadhan itu sekolah. Evaluasi itu bagian dari belajar. --- Jaga Momentum Biasanya di hari kesepulu...

Surprise

Surprise  Kerja dakwah islamiah mengajak ummat untuk belajar Islam, minimal belajar membaca Al-Qur'an, tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan perjalanan panjang untuk dapat diterima.  Setelah dua belas tahun berkiprah di Hidayatullah Raha Kabupaten Muna akhirnya berbuah menggembirakan. Awalnya dari anak-anak mereka yang belajar mengaji membaca Al-Qur'an. Alhamdulillah alakullihal dukungan warga soal itu sangat baik. Mereka tidak antipati.  Ramadan kali ini kesempatan mengajak mereka berpartisipasi dalam even buka puasa bersama. Berawal kegiatan #siramanmanis #BaitulMaalHidayatullah di Raha tanggal 28 Februari - 1 Maret 2026 acara buka puasa bersama diagendakan. Memanfaatkan celah jadwal yang ada.  Dari bisik-bisik dengan istri yang mengampu Majelis Taklim Muslimah Hidayatullah Raha untuk ditawarkan pada ibu-ibu jamaah pengajiannya. Maa Syaa Allah walhamdulillah, sambutan yang di luar dugaan membuat haru. Mereka bergembira dan bahagia dapat kesempatan itu....

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Bermuka Masam

Mengapa dalam surat ‘abasa disebutkan “tunanetra” atau “seorang yang buta”?  Mengapa ayatnya tidak datang dengan menyebutkan namanya (Abdullah bin Ummi Maktum) ? “Karena seorang tunanetra telah datang kepada-Nya” — ‘Abasa : 2 Berikut ulasan yang ditulis M Miftahul Ilmi, LC seorang mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan tafsir dalam channel WA Halaqah Tafsir  Seandainya Al-Qur’an menyebutkan dengan nama sahabat tersebut (Abdullah bin Ummi Maktum) maka selesai sudah, tidak ada pengajaran dari ayat tersebut.  Akan tetapi Al-Qur’an tidaklah seperti itu, sejak awal Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang meningkatkan kesadaran pembacanya, bukan hanya sekedar memberikan informasi lalu selesai begitu saja.  Jika kita memperlakukan Al-Qur’an sebatas pemberi informasi, maka kita sedang menyamakan Al-Qur’an dengan semua buku yang ada di dunia ini. Dengan disebutkannya “orang yang buta” justru menunjukkan pelajaran yang penting dalam kehidupan sehari-hari.  Yang man...

Infak Ifthar

✨RAMADHAN PENUH BERKAH. Ramadhan adalah bulan berbagi, bulan dimana setiap kebaikan dilipatgandakan. Yuk saatnya berbagi kebaikan! Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, dan Ahmad) Mari ambil bagian dalam program Infaq Ifthar Ramadhan bersama Pondok Pesantren Hidayatullah Raha. 📌 Program: Pembagian 50 porsi ifthar setiap hari selama bulan Ramadhan. Disalurkan untuk santri binaan, penghafal Al-Qur’an, dan masyarakat yang membutuhkan 💰 Donasi: Rp10.000 / paket 📩 Salurkan infaq melalui: BRI 5040.01.000667.53.8 a.n Pondok Pesantren Hidayatullah 📲Konfirmasi: 082315158570 (ustadz Irfan) Semoga setiap suapan yang kita berikan menjadi pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan untuk kita semua. aamiin 🤲🏻 #Sedekah #Infaq #Ramadhan #Ifthar #BerbagiBerkah

Cara Cepat Menuju Allah

Apa cara terbaik dan tercepat untuk sampai kepada Allah (Dicintai dan diridhoi Allah) ?  Mengapa lautan bisa sampai terbelah memberikan jalan kepada Nabi Musa dan Pengikutnya?  Cara paling cepat adalah dengan menyusuri jalan ini (Al-Fatihah : 6) Berikut adalah goresan pena dari M Miftahul Ilmi seorang mahasiswa S2 Universitas Al Azhar Mesir jurusan Tafsir Al-Quran dalam channel WhatsApp 'Halaqah Tafsir'. Sebuah tadabbur surat alfatihah ayat 6. Sebelumnya ada yang bertanya perihal dari mana sebaiknya kita memulai menuju Allah?  Apa hal pertama yang sebaiknya kita lakukan supaya ibadah menjadi lebih khusyuk lagi?  Kebaikan mana yang paling cepat dan paling dekat mendapatkan cinta Allah? Karena kita semua pun tahu betul, ada banyak sekali kebaikan dalam ajaran agama ini bukan? Saking banyaknya kadang membuat sebagian orang bingung, kebaikan mana yang harus diprioritaskan lebih dulu untuk memulai dekat dengan Allah? Oleh karenanya kita akan memulai dari sur...

Ramadhan 1447 H

Ramadan 1447 H kali dengan nuansa berbeda. Selama ini, sudah beberapa tahun berjalan, sebagai warga kader biasa. Tanpa jabatan struktural di Hidayatullah. Namun, seiring perjalanan organisasi yang kurang signifikan di Sulawesi Tenggara, terpaksa menerima peran dalam struktural lagi.  Ya, ketua DPD Hidayatullah Kabupaten Muna. Periode 2026 - 2030. Petugas periode sebelumnya digeser ke seberang pulau. Tepatnya di Konawe Selatan.  Hidayatullah secara umum adalah organisasi Islam yang perkembangannya cepat dan pesat. Dalam usia 50 tahun keberadaannya, kalau secara organisasi masa Islam baru 25 tahun, sudah berada di 34 provinsi di Indonesia.  Hidayatullah di Raha hadir melalui media majalah Hidayatullah sejak tahun 1995. Mendapat wakaf tanah tahun 2005 yang kemudian ditempati sejak tahun 2007. Beberapa petugas atau kader sudah silih berganti. Namun belum mampu menghadirkan amal usaha yang representatif. Bidang sosial keagamaan masih jadi fokus amal usaha. Sosial dan Dakwah. S...