Langsung ke konten utama

*KONSEP QI DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGKOK*

*KAJIAN ILMU TCM - 14 OKTOBER 2026*

*KONSEP QI DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGKOK*
By Sinshe Abna Hanif

Pengertian Qi:
Dalam ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), Qi (气), dibaca chi, adalah energi atau daya kehidupan yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Qi merupakan konsep dasar dalam TCM untuk menjelaskan bagaimana tubuh menjalankan aktivitas, bagaimana organ bekerja, dan bagaimana berbagai bagian tubuh saling berhubungan.
Agar mudah dipahami, bayangkan sebuah kipas angin. Kipas membutuhkan listrik agar dapat berputar. Jika aliran listrik terputus, kipas berhenti bekerja. Dalam perumpamaan ini, Qi dapat dibayangkan sebagai daya yang mendukung fungsi tubuh. Namun, Qi bukan listrik secara harfiah, melainkan konsep energi dalam teori TCM.

*Apa tugas Qi di dalam tubuh?*

Menurut TCM, Qi memiliki beberapa tugas penting.

Mendukung kerja organ. Qi membantu organ menjalankan fungsinya. Misalnya, Qi Limpa berkaitan dengan pengolahan makanan dan minuman, sedangkan Qi Paru berkaitan dengan pernapasan.

Mendukung pergerakan darah. Dalam teori TCM, Qi membantu menggerakkan darah agar dapat beredar dan memberikan nutrisi kepada jaringan tubuh.

Menjaga kehangatan tubuh. Qi dikaitkan dengan kemampuan tubuh mempertahankan suhu dan kehangatan.

Mendukung pertahanan tubuh. Qi juga dikaitkan dengan kemampuan tubuh menghadapi pengaruh dari luar, seperti perubahan cuaca.

Membantu mengatur cairan tubuh. Qi berperan dalam proses pengolahan, penyebaran, dan pengeluaran cairan menurut teori TCM.

Mendukung aktivitas sehari-hari. Qi dikaitkan dengan kemampuan tubuh melakukan berbagai kegiatan. Dalam penilaian TCM, seseorang yang mudah lelah dan lemas dapat diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat pola kekurangan Qi.

*Dari mana Qi berasal?*

Dalam teori TCM, Qi tubuh terutama berkaitan dengan dua sumber utama.

Pertama, makanan dan minuman. Makanan yang kita konsumsi diolah oleh sistem Limpa dan Lambung menurut TCM, kemudian menjadi sumber pembentukan Qi dan zat yang dibutuhkan tubuh.

Kedua, udara yang kita hirup. Pernapasan berkaitan dengan pembentukan dan pengumpulan Qi menurut teori TCM, terutama melalui fungsi Paru.

Kedua sumber tersebut saling mendukung. Karena itu, pola makan yang baik, pernapasan yang sehat, aktivitas seimbang, dan istirahat cukup merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan.

*Seperti apa bentuk Qi?*

Qi tidak memiliki bentuk tetap seperti tulang, otot, atau organ yang dapat dilihat secara langsung.

Dalam TCM, Qi dipahami melalui fungsi dan pengaruhnya terhadap tubuh. Contohnya, kemampuan seseorang untuk bergerak, bernapas, mencerna makanan, dan mempertahankan kehangatan digunakan untuk menjelaskan fungsi yang berkaitan dengan Qi.

Bayangkan angin yang menggerakkan daun. Anginnya tidak terlihat secara langsung, tetapi gerakan daun dapat diamati. Perumpamaan ini membantu memahami konsep Qi, meskipun Qi tidak sama dengan angin.

Perlu diingat bahwa Qi merupakan konsep dalam teori TCM, bukan zat atau energi fisik tertentu yang sudah dapat diukur secara langsung dengan alat medis.

*Di mana Qi berada di dalam tubuh?*

Menurut TCM, Qi tersebar dan bekerja di seluruh tubuh. Qi tidak hanya berada di satu organ atau satu titik tertentu.

Qi dikaitkan dengan fungsi organ, otot, anggota gerak, dada, perut, serta berbagai bagian tubuh lainnya.

Dalam teori TCM, Qi juga berhubungan dengan meridian, yaitu jalur yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara titik akupunktur, organ, dan bagian tubuh.

Bayangkan meridian seperti peta jalur yang menghubungkan berbagai tempat. Titik-titik akupunktur berada di sepanjang jalur tersebut. Dalam teori TCM, jalur ini menjadi bagian dari pemahaman tentang pergerakan dan fungsi Qi.

Meridian bukan pembuluh darah atau saraf yang sama persis dengan struktur anatomi dalam kedokteran modern.

*Apa hubungan Qi dengan titik akupunktur?*

Dalam TCM, titik akupunktur merupakan lokasi tertentu pada tubuh yang digunakan dalam terapi akupunktur. Titik-titik tersebut berada pada jalur meridian maupun lokasi lain yang dikenal dalam praktik akupunktur.

Menurut teori TCM, stimulasi titik akupunktur digunakan untuk memengaruhi fungsi Qi dan membantu mengembalikan keseimbangan tubuh sesuai pola sindrom yang ditemukan.

Sebagai contoh, ketika seseorang mengalami keluhan tertentu, praktisi tidak hanya memilih titik berdasarkan lokasi nyeri. Praktisi juga mempertimbangkan kondisi pasien, hubungan meridian, fungsi organ menurut TCM, dan hasil pemeriksaan.

Efek akupunktur dalam kedokteran modern diteliti melalui mekanisme fisiologis, termasuk respons saraf. Penjelasan tersebut tidak selalu sama dengan konsep Qi dan meridian dalam teori tradisional.

Penutup:
Qi adalah konsep energi atau daya kehidupan dalam TCM yang digunakan untuk menjelaskan berbagai fungsi tubuh. Qi dikaitkan dengan kerja organ, pergerakan darah, kehangatan tubuh, pengolahan cairan, dan aktivitas sehari-hari.
Dalam teori TCM, Qi bersumber antara lain dari pengolahan makanan dan minuman serta berkaitan dengan udara yang dihirup. Qi dipahami bekerja di seluruh tubuh dan berhubungan dengan organ, meridian, serta titik akupunktur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...