Langsung ke konten utama

*KONSEP QI DALAM FILSAFAT TIONGKOK*

*KAJIAN ILMU TCM - 12 OKTOBER 2026*
By Sinshe Abna Hanif 

*KONSEP QI DALAM FILSAFAT TIONGKOK*

Dalam filsafat Tiongkok, Qi adalah energi atau daya kehidupan yang menjadi salah satu dasar untuk memahami alam semesta dan kehidupan manusia. Qi dibaca chi. Dalam pemikiran tradisional Tiongkok, segala sesuatu di alam mengalami perubahan dan memiliki hubungan satu sama lain. Konsep Qi digunakan untuk menjelaskan bagaimana perubahan dan aktivitas tersebut berlangsung.

Agar mudah dipahami, bayangkan sebuah kipas angin. Ketika kipas mendapatkan aliran listrik, baling-balingnya berputar dan menghasilkan angin. Ketika aliran listrik terputus, kipas berhenti berputar. Dalam perumpamaan ini, listrik membantu kita memahami gambaran energi yang mendukung suatu aktivitas. Namun, Qi tidak sama dengan listrik. Qi adalah konsep energi dalam filsafat Tiongkok yang maknanya lebih luas daripada energi listrik yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari.

Kita juga dapat memahami konsep Qi melalui pertumbuhan tanaman. Sebutir benih yang ditanam di tanah dapat tumbuh menjadi tunas, kemudian menjadi tanaman besar. Proses ini membutuhkan air, cahaya matahari, unsur hara, dan kondisi lingkungan yang sesuai. Dalam pandangan tradisional Tiongkok, pertumbuhan dan perubahan di alam dapat dipahami melalui konsep Qi. Perumpamaan ini membantu kita memahami Qi sebagai konsep yang berkaitan dengan kehidupan dan perubahan, bukan sebagai satu zat tertentu yang dapat dilihat secara langsung.

Contoh lainnya adalah angin yang menggerakkan daun-daun di pohon. Kita tidak dapat melihat angin secara langsung, tetapi kita dapat melihat daun yang bergerak ketika angin bertiup. Demikian pula, dalam filsafat Tiongkok, Qi dipahami melalui perannya dalam menjelaskan aktivitas dan perubahan. Namun, Qi bukan sekadar angin atau udara. Qi merupakan konsep yang lebih luas untuk memahami energi dan daya kehidupan dalam pemikiran tradisional Tiongkok.

Dalam filsafat Tiongkok, Qi juga berkaitan dengan perubahan alam. Perhatikan pergantian siang dan malam. Siang menjadi waktu ketika manusia umumnya lebih banyak beraktivitas, sedangkan malam menjadi waktu untuk beristirahat. Keduanya berbeda, tetapi saling melengkapi dalam satu siklus. Begitu pula pergantian musim, pertumbuhan tanaman, dan perubahan cuaca. Alam tidak selalu berada dalam keadaan yang sama. Konsep Qi digunakan bersama konsep Yin dan Yang untuk memahami perubahan dan hubungan antara berbagai keadaan tersebut.

Qi juga berkaitan erat dengan konsep Yin dan Yang. Yin dan Yang menggambarkan dua sifat yang berbeda, tetapi saling berhubungan. Contoh sederhananya adalah panas dan dingin, terang dan gelap, serta aktivitas dan istirahat. Dalam pemikiran tradisional Tiongkok, kehidupan membutuhkan keseimbangan di antara berbagai keadaan. Misalnya, manusia membutuhkan aktivitas untuk bekerja, tetapi juga membutuhkan istirahat untuk memulihkan tenaga. Jika seseorang terus bekerja tanpa istirahat, tubuhnya dapat menjadi lelah. Perumpamaan ini membantu kita memahami pentingnya keseimbangan dalam kehidupan.

Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok atau TCM, konsep Qi digunakan untuk menjelaskan energi yang mendukung fungsi tubuh. Qi dikaitkan dengan aktivitas organ, pencernaan, pergerakan darah, pengaturan suhu tubuh, dan berbagai fungsi lainnya menurut teori TCM. Karena itu, Qi menjadi salah satu konsep dasar yang perlu dipahami sebelum mempelajari diagnosis dan terapi akupunktur.

Sebagai contoh, ketika seseorang mudah lelah, lemas, dan kurang bertenaga, praktisi TCM dapat mempertimbangkan kemungkinan kekurangan Qi. Sebaliknya, jika seseorang mengalami rasa penuh di dada atau perut yang berkaitan dengan pola tertentu, praktisi dapat mempertimbangkan stagnasi Qi, yaitu keadaan ketika pergerakan Qi dianggap tidak lancar menurut teori TCM. Namun, gejala tersebut tidak otomatis membuktikan adanya gangguan Qi. Pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan, dan penyebab medis juga perlu dipertimbangkan.

Dalam TCM, Qi juga dibahas berdasarkan hubungannya dengan organ. Ada Qi Paru, Qi Limpa, Qi Ginjal, dan jenis Qi lainnya. Setiap istilah menggambarkan fungsi tertentu menurut teori TCM. Misalnya, Qi Paru berkaitan dengan fungsi Paru, sedangkan Qi Limpa berkaitan dengan pengolahan makanan dan minuman. Istilah tersebut tidak berarti bahwa Qi merupakan gas yang dapat diukur secara langsung di dalam organ.

Hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa Qi tidak berdiri sendiri. Dalam teori TCM, Qi berhubungan dengan darah, cairan tubuh, Jing atau esensi kehidupan, serta Shen atau kesadaran dan aktivitas mental. Semua konsep tersebut digunakan bersama untuk memahami kondisi tubuh secara menyeluruh.

Dengan demikian, Qi dapat dipahami secara sederhana sebagai energi atau daya kehidupan dalam filsafat Tiongkok. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan aktivitas, pertumbuhan, dan perubahan di alam serta menjadi salah satu dasar teori TCM dalam memahami fungsi tubuh manusia.

Pesan utama kajian: Qi adalah konsep penting dalam filsafat Tiongkok yang membantu kita memahami energi, aktivitas, dan perubahan kehidupan. Dengan mengenal Qi, kita dapat lebih mudah mempelajari hubungan antara energi tubuh, keseimbangan Yin-Yang, dan fungsi organ dalam TCM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...