Langsung ke konten utama

*Jenis-Jenis Qi di dalam TCM*

*KAJIAN ILMU TCM - 21 OKTOBER 2026* 
By Sinshe Abna Hanif 

*Jenis-Jenis Qi di dalam TCM*

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok (TCM), Qi dipahami sebagai tenaga atau daya kehidupan yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Menurut teori TCM, Qi memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan asal dan tugasnya. Setiap jenis Qi mempunyai peran berbeda, tetapi semuanya saling bekerja sama untuk mendukung kehidupan dan kesehatan tubuh.

*1. Yuan Qi (Qi Asli)*

Yuan Qi adalah Qi yang berkaitan dengan Jing atau esensi bawaan sejak lahir. Dalam TCM, Yuan Qi berhubungan erat dengan Ginjal dan menjadi dasar bagi pertumbuhan, perkembangan, serta aktivitas organ tubuh.

Sederhananya, Yuan Qi dapat diibaratkan sebagai modal awal yang kita miliki sejak lahir. Modal ini menjadi dasar kehidupan, sedangkan makanan, minuman, udara, dan kebiasaan hidup membantu tubuh mempertahankan fungsinya.

*2. Gu Qi (Qi Makanan)*

Gu Qi adalah Qi yang berasal dari sari makanan dan minuman setelah diolah oleh Limpa dan Lambung menurut teori TCM. Sari makanan ini menjadi bahan dasar untuk pembentukan Qi lainnya dan darah dalam konsep TCM.

Sederhananya, makanan yang kita konsumsi perlu dicerna dan diolah agar tubuh memperoleh zat yang dibutuhkan. Karena itu, makanan yang cukup dan pencernaan yang baik dianggap penting untuk mendukung pembentukan Qi.

*3. Qing Qi (Qi Udara)*

Qing Qi adalah Qi yang berkaitan dengan udara yang kita hirup melalui pernapasan. Dalam TCM, Paru berperan mengambil Qi dari udara untuk mendukung proses pembentukan dan penyebaran Qi di dalam tubuh.

Sederhananya, Qing Qi mengingatkan kita pada pentingnya pernapasan dalam kehidupan. Qi dari udara ini bekerja bersama sari makanan untuk mendukung berbagai fungsi tubuh menurut teori TCM.

*4. Zong Qi (Qi Dada)*

Zong Qi terbentuk dari perpaduan Gu Qi yang berasal dari makanan dengan Qing Qi yang berasal dari udara. Qi ini berkumpul di bagian dada dan berkaitan dengan fungsi pernapasan, suara, serta kerja Jantung menurut TCM.

Sederhananya, Zong Qi menggambarkan hubungan antara makanan, pernapasan, dan aktivitas dada. Dalam teori TCM, Qi ini membantu mendukung pernapasan dan peredaran darah.

*5. Ying Qi (Qi Nutrisi)*

Ying Qi adalah Qi yang berhubungan dengan pemberian nutrisi kepada tubuh. Menurut TCM, Ying Qi bergerak bersama darah melalui pembuluh darah dan membantu memberikan nutrisi bagi berbagai bagian tubuh.

Sederhananya, Ying Qi dapat dibayangkan sebagai bagian dari proses penyaluran nutrisi ke jaringan tubuh. Istilah ini merupakan konsep TCM dan tidak sama persis dengan zat gizi tertentu dalam ilmu kedokteran modern.

*6. Wei Qi (Qi Pertahanan)*

Wei Qi adalah Qi yang berkaitan dengan pertahanan tubuh menurut TCM. Qi ini dianggap membantu melindungi permukaan tubuh, mengatur pori-pori dan keringat, serta mendukung pengaturan suhu tubuh.

Sederhananya, Wei Qi sering diibaratkan sebagai penjaga bagian luar tubuh. Konsep ini memiliki kemiripan secara umum dengan gagasan perlindungan tubuh, tetapi tidak sama persis dengan sistem kekebalan tubuh dalam ilmu kedokteran modern.


Keenam jenis Qi tersebut adalah Yuan Qi, Gu Qi, Qing Qi, Zong Qi, Ying Qi, dan Wei Qi. Pada kajian berikutnya, kita akan membahas setiap jenis Qi satu per satu agar lebih mudah dipahami, mulai dari pengertian, fungsi, asal, hingga perannya menurut TCM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...