*KAJIAN ILMU TCM - 16 OKTOBER 2026*
By Sinshe Abna Hanif
*HUBUNGAN QI DAN MATERI DALAM FILSAFAT TIONGKOK*
Dalam filsafat Tiongkok, Qi (气), dibaca chi, dipahami sebagai energi atau daya kehidupan. Qi digunakan untuk menjelaskan bagaimana alam dan kehidupan mengalami perubahan. Sementara itu, materi adalah sesuatu yang memiliki bentuk, dapat dilihat, dan dapat dipegang, seperti batu, kayu, air, tanah, dan tubuh manusia.
Agar mudah dipahami, materi adalah sesuatu yang bisa kita lihat dan pegang, sedangkan Qi adalah energi atau daya yang dalam konsep TCM dikenali melalui fungsi dan pengaruhnya. Misalnya, kita bisa memegang tangan seseorang, melihat tubuhnya, dan merasakan kulitnya. Semua itu merupakan materi. Namun, kemampuan orang tersebut untuk bergerak, bernapas, dan melakukan aktivitas dikaitkan dengan fungsi Qi dalam teori TCM.
*Perbedaan Qi dan materi*
Bayangkan sebuah kipas angin. Kipas merupakan benda yang bisa dilihat dan dipegang. Ketika dialiri listrik, kipas dapat berputar dan menghasilkan angin.
Dalam perumpamaan ini, kipas adalah materi, sedangkan listrik menjadi contoh sederhana untuk membantu kita membayangkan energi yang mendukung suatu aktivitas. Listrik bukan Qi itu sendiri, tetapi perumpamaan ini memudahkan kita memahami perbedaan antara benda yang terlihat dan daya yang mendukung fungsi.
Contoh lainnya adalah tubuh manusia. Tubuh, tulang, otot, dan organ merupakan materi yang dapat dilihat atau diperiksa. Sementara itu, Qi dalam TCM berkaitan dengan fungsi tubuh, seperti mendukung gerakan, pencernaan, pernapasan, dan pergerakan darah.
Kita dapat melihat seseorang berjalan, tetapi kita tidak dapat melihat Qi sebagai benda tersendiri. Dalam teori TCM, Qi dipahami melalui fungsi dan pengaruhnya terhadap tubuh.
*Materi sebagai Qi yang lebih padat*
Dalam filsafat tradisional Tiongkok, Qi dan materi dipandang saling berhubungan. Materi dapat dipahami sebagai Qi dalam keadaan lebih padat, sedangkan Qi yang lebih halus dikaitkan dengan keadaan yang tidak mudah ditangkap oleh indra.
Untuk memudahkan pemahaman, bayangkan air. Air dapat berbentuk es yang padat, air cair, atau uap. Bentuknya berbeda, tetapi ketiganya merupakan air dalam keadaan yang berbeda.
Perumpamaan ini membantu kita memahami gagasan tentang perubahan dari keadaan yang lebih padat menjadi lebih halus. Namun, es, air, dan uap bukanlah Qi itu sendiri. Perubahan tersebut merupakan proses fisika yang dijelaskan oleh ilmu pengetahuan modern.
*Hubungan Qi dan materi dalam tubuh manusia*
Dalam TCM, tubuh manusia terdiri atas bagian-bagian yang dapat dilihat, seperti tulang, otot, kulit, dan organ. Di samping itu, terdapat berbagai fungsi tubuh yang dijelaskan melalui konsep Qi.
Qi dikaitkan dengan kerja organ, pergerakan darah, pengolahan makanan, pengaturan cairan, dan kemampuan tubuh melakukan aktivitas.
Sebagai contoh, ketika seseorang makan, makanan masuk ke saluran pencernaan dan diolah oleh tubuh. Makanan merupakan materi yang nyata, sedangkan fungsi pengolahan makanan dijelaskan melalui konsep Qi dalam teori TCM.
Begitu pula darah yang dapat diperiksa secara medis merupakan materi, sedangkan peran Qi dalam membantu pergerakan darah merupakan bagian dari penjelasan tradisional TCM.
*Di mana Qi berada?*
Menurut teori TCM, Qi bekerja di seluruh tubuh dan berhubungan dengan berbagai organ serta meridian. Meridian adalah jalur dalam sistem teori akupunktur yang menghubungkan titik-titik akupunktur dengan fungsi tubuh menurut TCM.
Sebagai contoh, praktisi dapat menggunakan titik-titik tertentu pada meridian untuk menangani keluhan pasien sesuai hasil pemeriksaan. Dalam teori TCM, tindakan tersebut bertujuan memengaruhi Qi dan membantu menyeimbangkan fungsi tubuh.
Namun, Qi bukan benda yang dapat dipegang seperti tulang atau otot, dan belum ada ukuran medis langsung yang dapat mengukur Qi sebagai suatu zat tersendiri. Karena itu, konsep Qi perlu dipahami sebagai bagian dari teori tradisional TCM.
Kesimpulan:
Dalam filsafat Tiongkok, Qi dan materi merupakan dua konsep yang saling berhubungan. Materi adalah sesuatu yang memiliki bentuk dan dapat dilihat atau dipegang, sedangkan Qi merupakan energi atau daya kehidupan yang dikaitkan dengan fungsi, aktivitas, dan perubahan.
Pesan utama kajian:
Materi adalah sesuatu yang dapat kita lihat dan pegang, sedangkan Qi dipahami melalui fungsi dan pengaruhnya menurut teori TCM. Keduanya membantu kita mengenal cara pandang filsafat Tiongkok tentang hubungan antara bentuk tubuh dan fungsi kehidupan.
Komentar
Posting Komentar