Langsung ke konten utama

Memahami Titik Akupunktur Ibu dan Anak pada Dua Belas Meridian*

*Kajian Ilmu TCM - 8 Juli 2026*
By Hanif Sinshe Abna 

*Memahami Titik Akupunktur Ibu dan Anak pada Dua Belas Meridian*

Pada kajian sebelumnya kita telah mempelajari hubungan ibu dan anak dalam Teori Lima Unsur. Hubungan tersebut menjelaskan bahwa setiap unsur memperoleh dukungan dari unsur sebelumnya dan memberikan nutrisi kepada unsur berikutnya. Konsep ini tidak hanya digunakan untuk memahami hubungan antarorgan, tetapi juga diterapkan secara langsung dalam ilmu akupunktur.

Dalam setiap meridian terdapat lima titik penting yang masing-masing berhubungan dengan Lima Unsur. Dari kelima titik tersebut terdapat satu titik ibu dan satu titik anak. Kedua titik inilah yang sering digunakan untuk memperkuat atau mengurangi energi suatu meridian sesuai hasil diagnosis.


*Pengertian Titik Ibu*

Titik ibu adalah titik yang digunakan untuk memperkuat energi meridian apabila mengalami kekurangan. Titik ini dipilih ketika tubuh mengalami penurunan Qi, Darah, Yin, maupun Yang sehingga fungsi organ menjadi lemah.

Titik ibu bertujuan mengembalikan kekuatan organ sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih optimal.

Titik ibu digunakan pada kondisi berikut.
Kekurangan Qi.
Kekurangan Darah.
Kekurangan Yin.
Kekurangan Yang.
Penyakit kronis.
Tubuh lemah setelah sakit lama.
Pemulihan setelah operasi.
Kelelahan kronis.


*Pengertian Titik Anak*

Titik anak adalah titik yang digunakan untuk mengurangi energi meridian apabila terjadi kelebihan.

Titik ini digunakan ketika terjadi penumpukan panas, api organ, stagnasi Qi yang berubah menjadi panas, maupun kelebihan energi pada suatu organ.

Titik anak digunakan pada kondisi berikut.
Panas organ.
Api organ meningkat.
Demam sesuai pola TCM.
Peradangan.
Nyeri akibat kelebihan.
Emosi berlebihan.
Qi naik berlebihan.


*Meridian Paru*

Titik ibu: LU 9 (Taiyuan)

Digunakan untuk:
Kekurangan Qi Paru.
Kekurangan Yin Paru.

Gejala:
Batuk lama.
Napas pendek.
Mudah lelah.
Berkeringat spontan.
Suara lemah.

Titik anak: LU 5 (Chize)

Digunakan untuk:
Panas Paru.
Dahak panas.

Gejala:
Batuk berdahak kuning.
Demam.
Tenggorokan sakit.
Sesak.


*Meridian Usus Besar*

Titik ibu: LI 11 (Quchi)

Digunakan untuk:
Kelemahan fungsi Usus Besar.
Sulit buang air besar akibat kekurangan cairan.

Gejala:
Konstipasi kronis.
Kulit kering.
Gangguan pembuangan.

Titik anak: LI 2 (Erjian)

Digunakan untuk:
Panas Usus Besar.

Gejala:
Radang tenggorokan.
Demam.
Sakit gigi.
Nyeri gusi.

*Meridian Lambung*

Titik ibu: ST 41 (Jiexi)

Digunakan untuk:
Kekurangan Qi Lambung.

Gejala:
Nafsu makan menurun.
Cepat kenyang.
Mudah lelah.

Titik anak: ST 45 (Lidui)

Digunakan untuk:
Api Lambung.

Gejala:
Nyeri ulu hati.
Bau mulut.
Gusi bengkak.
Lapar berlebihan.


*Meridian Limpa*

Titik ibu: SP 2 (Dadu)

Digunakan untuk:
Kekurangan Yang Limpa.

Gejala:
Diare.
Perut kembung.
Nafsu makan kurang.
Tubuh dingin.

Titik anak: SP 5 (Shangqiu)

Digunakan untuk:
Lembap dan panas.

Gejala:
Diare berlendir.
Badan berat.
Perut penuh.


*Meridian Jantung*

Titik ibu: HT 9 (Shaochong)

Digunakan untuk:
Kekurangan Qi Jantung.
Kekurangan Darah Jantung.

Gejala:
Berdebar.
Sulit tidur.
Mudah lupa.

Titik anak: HT 7 (Shenmen)

Digunakan untuk:
Api Jantung.

Gejala:
Gelisah.
Sariawan.
Insomnia.

*Meridian Usus Halus*

Titik ibu: SI 3 (Houxi)

Digunakan untuk:
Kekurangan Qi Usus Halus.

Gejala:
Gangguan penyerapan.
Nyeri leher.
Bahu kaku.

Titik anak: SI 8 (Xiaohai)

Digunakan untuk:
Panas Usus Halus.

Gejala:
Nyeri siku.
Urine merah.
Sariawan.


*Meridian Kandung Kemih*

Titik ibu: BL 67 (Zhiyin)

Digunakan untuk:
Kekurangan energi Kandung Kemih.

Gejala:
Sering berkemih.
Pinggang lemah.

Titik anak: BL 65 (Shugu)

Digunakan untuk:
Panas Kandung Kemih.

Gejala:
Nyeri saat berkemih.
Urine kuning.
Anyang-anyangan.


*Meridian Ginjal*

Titik ibu: KI 7 (Fuliu)

Digunakan untuk:
Kekurangan Yang Ginjal.

Gejala:
Pinggang dingin.
Kaki dingin.
Edema.
Sering kencing.

Titik anak: KI 1 (Yongquan)

Digunakan untuk:
Yang naik berlebihan.

Gejala:
Pusing.
Sulit tidur.
Kepala panas.


*Meridian Selaput Jantung*

Titik ibu: PC 9 (Zhongchong)

Digunakan untuk:
Kekurangan energi Jantung.

Gejala:
Berdebar.
Cemas.
Mudah lelah.

Titik anak: PC 7 (Daling)

Digunakan untuk:
Api Jantung.

Gejala:
Gelisah.
Sulit tidur.
Emosi berlebihan.


*Meridian San Jiao*

Titik ibu: SJ 3 (Zhongzhu)

Digunakan untuk:
Gangguan sirkulasi cairan.

Gejala:
Bengkak.
Telinga berdenging.

Titik anak: SJ 10 (Tianjing)

Digunakan untuk:
Panas San Jiao.

Gejala:
Demam.
Nyeri tenggorokan.
Bengkak.


*Meridian Kandung Empedu*

Titik ibu: GB 43 (Xiaxi)

Digunakan untuk:
Kekurangan fungsi Kandung Empedu.

Gejala:
Mudah ragu.
Pencernaan lemah.

Titik anak: GB 38 (Yangfu)

Digunakan untuk:
Api Kandung Empedu.

Gejala:
Migrain sisi kepala.
Mata merah.
Mulut pahit.


*Meridian Hati*

Titik ibu: LR 8 (Ququan)

Digunakan untuk:
Kekurangan Darah Hati.
Kekurangan Yin Hati.

Gejala:
Mata kering.
Tremor.
Kram otot.
Haid sedikit.

Titik anak: LR 2 (Xingjian)

Digunakan untuk:
Api Hati.
Yang Hati meningkat.

Gejala:
Mudah marah.
Mata merah.
Migrain.
Wajah memerah.


Kesimpulan:
Pemilihan titik ibu dan titik anak merupakan salah satu teknik dasar dalam akupunktur klasik yang berlandaskan Teori Lima Unsur. Titik ibu digunakan untuk memperkuat organ yang mengalami kekurangan, sedangkan titik anak digunakan untuk mengurangi organ yang mengalami kelebihan. Meskipun demikian, penggunaan kedua titik tersebut harus selalu didasarkan pada diagnosis sindrom yang tepat, sehingga terapi tidak hanya meredakan gejala, tetapi juga mengatasi akar penyebab penyakit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...