Langsung ke konten utama

*Hubungan Qi dan Darah (Qi–Xue) dalam TCM*




Qi dan Darah memiliki hubungan yang sangat erat di dalam tubuh. Dalam konsep TCM, Qi merupakan bentuk yang lebih halus dan bersifat Yang, sedangkan Darah merupakan bentuk yang lebih padat dan bersifat Yin karena memiliki dasar material. Oleh karena itu, Qi sering dipahami sebagai energi yang aktif, sedangkan Darah sebagai substansi yang menyimpan dan menopang.
Dalam hubungannya, Qi memiliki peran penting terhadap Darah. Qi berfungsi untuk menggerakkan Darah agar dapat mengalir ke seluruh tubuh, serta memiliki fungsi menghangatkan, melindungi, dan membantu proses pembentukan. Tanpa Qi, Darah tidak akan dapat bergerak dengan baik. Karena itu, Qi disebut sebagai penggerak Darah dan memiliki fungsi utama dalam menjaga kelancaran sirkulasi serta aktivitas tubuh.

Sebaliknya, Darah juga memiliki peran penting terhadap Qi. Darah berfungsi untuk menyuburkan dan melembabkan tubuh, serta menjadi dasar material bagi keberadaan Qi. Dengan adanya Darah yang cukup, Qi dapat berfungsi secara optimal. Jika Darah lemah atau kurang, maka Qi juga akan kehilangan penopang sehingga fungsinya menjadi terganggu.

Hubungan antara Qi dan Darah menunjukkan adanya saling ketergantungan yang tidak dapat dipisahkan. Dalam konsep klasik disebutkan bahwa Qi menggerakkan Darah, sedangkan Darah menjadi dasar bagi Qi. Artinya, Qi membuat Darah bergerak dan berfungsi, sementara Darah menyediakan dasar material agar Qi dapat bekerja dengan baik.
Jika salah satu mengalami gangguan, maka yang lain juga akan ikut terpengaruh.

Selain itu, Qi juga memiliki hubungan dengan fungsi pertahanan dan penggizi dalam tubuh. Qi pertahanan berperan melindungi tubuh dari faktor luar seperti angin, dingin, dan panas, serta beredar di kulit dan otot.

 Sementara itu, Qi penggizi berfungsi menyuburkan tubuh dan beredar bersama Darah di dalam pembuluh. Kedua fungsi ini menunjukkan bahwa Qi tidak hanya berperan dalam aktivitas, tetapi juga dalam menjaga dan memelihara keseimbangan tubuh.

Dengan demikian, hubungan antara Qi dan Darah merupakan dasar penting dalam menjaga kesehatan. Qi yang cukup akan mampu menggerakkan dan mengatur Darah, sedangkan Darah yang cukup akan mampu menyokong dan menyeimbangkan Qi. Keseimbangan keduanya menjadi kunci utama agar fungsi tubuh berjalan dengan baik dan harmonis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...