Langsung ke konten utama

Hari Kesepuluh

Puasa Hari Kesepuluh Ramadhan.

Kali ini kami akan repost tulisan dari saluran WA Fitrah Sehat. 
---

Sepuluh hari sudah terlewati.
Ini bukan lagi adaptasi — ini sudah pembentukan.

Hari kesepuluh adalah garis pemisah:
apakah Ramadhan hanya lewat di tubuh…
atau sudah mulai masuk ke hati?

---

10 Hari Pertama: Fase Rahmat

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa 10 hari pertama adalah fase rahmat.

Rahmat itu bukan hanya rezeki.
Rahmat itu ketenangan.
Rahmat itu hati yang lebih lembut.
Rahmat itu emosi yang lebih terkendali.

Coba lihat diri sendiri:

Apakah lebih mudah sabar?

Lebih mudah menahan reaksi?

Lebih ringan memaafkan?

Kalau iya, itu rahmat sedang bekerja.

---

Evaluasi Sepersepuluh Perjalanan

Sepuluh hari berarti 1/3 Ramadhan hampir lewat.

Jujur saja:

Shalat meningkat atau biasa saja?

Qur’an bertambah atau stagnan?

Lisan lebih terjaga atau masih sama?

Jangan takut evaluasi.
Ramadhan itu sekolah. Evaluasi itu bagian dari belajar.

---

Jaga Momentum

Biasanya di hari kesepuluh muncul rasa:

“Masih lama.”
atau

“Sudah mulai capek.”

Keduanya bisa melemahkan fokus.

Solusinya sederhana: Turunkan ekspektasi yang berlebihan.
Naikkan kesadaran yang sederhana.

Fokus hari ini saja.
Jangan pikir 20 hari ke depan.

---

Pesan Hari Kesepuluh

Kalau 10 hari ini belum maksimal, jangan menyesal.
Masih ada waktu memperbaiki arah.

Ramadhan bukan tentang siapa paling banyak.
Tapi siapa paling tulus.

Hari kesepuluh ini adalah titik cek arah.

Pastikan langkahmu masih menuju Allah,
bukan hanya menuju maghrib.

Teruskan.
Pelan, dalam, dan sadar.

#BackToFitrah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Workshop Digital Marketing

Bismillah,alhamdulillah ala kulli hal, shalawatullah ala nabiyina Muhammad. Salam sejahtera buat para netijen di mana saja berada di bumi Allah. lama tidak update blog ini karena berbagai pertimbangan, akhirnya biidznillahi bisa menyapa kembali menyapa netijen mewartakan kegiatan pesantren. Update kali ini imulai dari mengikuti kegiatan workshop digital marketing. Mengapa sih harus digital marketing? Suka tidak suka kita ada di era digital open informasi, internet bukan lagi barang mahal namun sudah jadi kebutuhan. Orang bila memerlukan suatu informasi cukup buka smartphone mencari di internet. Dengan digital marketing jangkauan kegiatan bisa lebih luas, global village desa dunia, seolah tanpa batas teritorial. Kegiatan ini berlangsung tanggal 3-4 JAgustus 2019 di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Tenggara Citraland blok H1/18 Kendari. Banyak informasi yang di dapat dari ampuhnya kekuatan digital marketing bagi pengembangan lembaga dakwah pendidikan sosial. Semoga dengan kegiata...

Qarunisme

Mengapa kita hanya fokus tentang ayat-ayat iman ( يا أيها الذين امنوا ) ?  Padahal semua ayat dalam Al-Qur’an adalah pelajaran yang ditujukan kepada kita.  Memangnya Kenapa Al-Qur’an sampai menyebutkan Qorun, Fir’aun, Haman, Abu Lahab, dll?  Berapa kali kita terjebak dalam karakter Qorun? Tadabur Al-Qur'an ala M Miftahul Ilmi, Lc ini, mahasiswa S2 Al Azhar Mesir, sangat menarik jadi refleksi diri.  Semua kisah dalam Al-Qur’an tidaklah sama seperti kisah yang disebutkan dalam beragam kitab sejarah, Al-Qur’an tidak menjelaskan nama tokoh, tahun kelahiran dan kematian, tempat kejadian dll.  Karena semua itu hanyalah sekedar informasi sejarah, sementara fokus dari Al-Qur’an adalah memberikan petunjuk kepada setiap pembacanya serta meningkatkan kesadaran setiap pembacanya, sehingga seringkali Al-Qur’an hanya mencukupkan dengan point pembahasannya saja. Mengapa Qorun sampai disebutkan dalam Al-Qur’an ?  Karena karakter yang dimiliki Qorun adalah kar...

Keterlambatan yang Menguntungkan

KETERLAMBATAN paling menakjubkan di dunia  Adalah KETERLAMBATAN yang dialami oleh Halimah As-Sa’diyah.  Mengapa Halimah bisa sangat beruntung sampai bisa menyusui Rasulullah? Berikut ulasan menarik dari M Miftahul Ilmi, Lc. Mahasiswa S2 Al Azhar Mesir jurusan Teknik Al Qur'an. Halimah adalah salah satu perempuan yang namanya abadi hingga hari ini, dikarenakan beliau adalah sosok yang menyusui Rasulullah sewaktu bayi.  Namun tidak banyak yang mengambil pelajaran dari sosok tersebut, alasan utama yang membuat Halimah menjadi perempuan yang bisa menyusui Rasulullah adalah karena keterlambatan. Beliau terlambat sampai ke wilayah Mekkah dikarenakan keledainya yang kurus dan lemah, sementara perempuan lainnya sudah lebih dulu sampai dan memilih setiap bayi yang tidak yatim. Dikarenakan setiap perempuan kala itu mengharapkan upah yang cukup dan pasti dari setiap ayah anak-anak tersebut. Maka tidak ada satupun dari mereka yang memilih untuk menyusui Muhammad, hingga...